Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

Seputar Peradilan

Denpasar, 29 Maret 2022

Dalam rangka Pembentukan Pengadilan Tinggi Agama Bali, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram beserta Rombongan mendampingi Rombongan Mahkamah Agung untuk mengunjungi   Gubernur Bali, I Wayan Koster, di rumah dinas beliau (Jaya Sabha), Tim tersebut terdiri dari Sekretaris Direktorat Jendral Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung , Direktur Administrasi Direktorat Jendral Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung, dan Biro Perencanaan Mahkamah Agung, di dampingi oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram beserta Sekertaris Pengadilan Tinggi Agama Mataram didampingi oleh Kabag Perencanaan & Kepegawaian dan Kabag Umum Keuangan Pengadilan Tinggi Agama Mataram

Audensi pagi ini dimaksudkan untuk mempersiapkan pendirian Pengadilan Tinggi Agama Bali berdasarkan UU No. 8 Tahun 2021 “Tentang Pembentukan Pengadilan Tinggi Agama Bali” dan berdasarkan atas hasil Rapat Paripurna DPR RI ke-10 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021-2022 bersama Pemerintah, mengesahkan Undang Undang tentang Pembentukan 5 Pengadilan Tinggi Agama baru, yaitu Pengadilan Tinggi Agama Bali, Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Barat, dan Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara.

Sebelumnya, Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut baik atas penyusunan RUU 5 PTA di wilayah Indonesia, termasuk PTA Bali. "Karena sampai saat ini Provinsi Bali belum memiliki Pengadilan Tinggi Agama, untuk lebih meningkatkan pelayanan hukum bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Bali serta mewujudkan tata peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, sudah saatnya membentuk PTA Bali di wilayah Bali," katanya, seraya berharap pembentukan PTA dapat membuat masyarakat Bali yang beragama Islam selalu menjadikan hukum sebagai panglima di Bali.

Sementara, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram, Ilham Abdullah menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPR RI terhadap pembahasan RUU PTA Bali. Ilham Abdullah berharap, dengan terbentuknya PTA Bali dapat dipastikan akan memberikan banyak manfaat dalam penegakan hukum kepada masyarakat Bali, khususnya yang beragama Islam. “Berdirinya PTA Bali nantinya akan memberikan dampak positif kepada masyarakat pencari keadilan. Proses berperkara akan semakin mudah dan biaya semakin ringan. Akses mereka dalam berperkara juga akan semakin mudah”, katanya.

Selain itu, lanjut Ilham Abdullah, dengan adanya Pengadilan Tinggi Agama Bali, maka pelaksanaan pengawasan dan pembinaan terhadap 9 Pengadilan Agama yang sudah ada di wilayah Provinsi Bali juga akan lebih efektif dan efisien. " Meskipun dengan berdirinya PTA Bali akan mengurangi yurisdiksi Pengadilan Tinggi Agama Mataram, namun demi terwujudkan prinsip sederhana, cepat dan biaya ringan dalam penegakan hukum, maka Pengadilan Tinggi Agama mendukung penuh atas pendirian PTA Bali," jelasnya