Berita Agama

Praya | pa-praya

Ketua PA Praya, Baiq Halkiyah, S.Ag., M.H. mengikuti Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI secara virtual, Rabu 17 Februari 2021 bertempat di ruang Ketua PA Praya. Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2020 disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. Muhammad Syarifuddin, SH.,M.H. dengan tema “Optimalisasi Peradilan Modern Berkelanjutan”. 

Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2020 

Pelaksanaan Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2020 dimulai pukul 10.00 WIB. Selain diikuti oleh seluruh satuan kerja peradilan di Indonesia juga dihadiri Presiden RI, Wakil Presiden, para Pimpinan Lembaga Negara, para Ketua Mahkamah Agung Negara Sahabat, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kapolri, para Duta Besar Negara Sahabat, perwakilan lembaga-lembaga internasional dan mitra Pembaruan Mahkamah Agung serta  para Jurnalis secara virtual.

Presiden Joko Widodo menyebut dalam pidatonya bahwa cara kerja baru telah dilakukan pada Mahkamah Agung dengan mengakselerasi penggunaan teknologi informasi, baik dalam bentuk e-Court maupun e-Litigation sehingga pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan tidak terganggu dan kualitas putusan juga tetap terjaga.

Ketua Mahkamah Agung RI dalam pidatonya menyampaikan bahwa perkara yang telah diputuskan sepanjang tahun 2020 sebanyak 20.562 dari 20.761 perkara yang masuk, tercatat sebagai target penyelesaian dengan presentase tertinggi dari tahun sebelumnya. Dalam kondisi dan situasi ditengan penyebaran Virus Covid-19 Mahkamah Agung RI tidak henti-hentinya memberikan inovasi dan regulasi dalam hal teknologi informasi yang berbasis elektronik sehingga tetap melaksanakan pola persidangan. 

Pada Program kegiatan Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas, Mahkamah Agung juga telah berhasil menorehkan prestasi sebanyak 85 (delapan puluh lima) satuan kerja berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK)  dan 9 Satuan Kerja mendapat predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Sebelum menutup pidatonya, Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI memberikan pesan “Di balik semua musibah yang terjadi selalu ada hikmah kebaikan yang bisa kita petik karena Allah SWT tidak pernah menurunkan sesuatu ke muka bumi ini dengan sia-sia maka tugas kita adalah mengambil hikmah dari setiap kebaikan itu agar kita senantiasa menjadi insan yang bersyukur.” (Tim IT PA Praya)